SELAMAT DATANG DI SALMANTY PURBALINGGA SHOWROOM BURUNG PEKUTUT IMPORT DAN HASIL TERNAK JAWA TENGAH INDONESIA bursa perkutut
Custom Search

Minggu, 25 Maret 2012

LIGA PERKUTUT BREBES PUTARAN KE 2

 LIGA PERKUTUT  BREBES PUTARAN KE 2
 yang akan di selenggarakan pada;
 hari tanggal ;minggu 1 april 2012
jam 08.00 sd selesai
kelas lomba;hanging bulu coklat,piyik 1/2 gantangan
dan dewasa bebas.
tempat;hotel warung makan 68 jl.raya cimohong Brebes
(sebelah timur toko bangunan dedy jaya pintu tol pejagan 3 km arah brebes)
tiket rp 60 ribu
contac person :bp.slamet 081542926215,bpk teguh 08156908218
atau hubungi bpk umam 081902788999
dan lebih menarik di akhir lomba pengumpulan point terbanyak berhadiah
minimal TV LCD  42 INC
ttd.korda brebes

bandung raya cup

minggu 1 april 2012 tempat lapangan PPI bandung
kelas lomba dewasa bebas piyik junior piyik hanging
2 blok tiket rata-rata rp.75000.-door prize menarik
dari sponsor info lomba.h.prabowo xena tlp
081321640999,akwan 081320356781.miska
08122124500

Jumat, 09 Maret 2012

INFO LOMBA PERKUTUT HUT CILACAP MINGGU 11 MARET 2012

INFO LOMBA PERKUTUT HUT CILACAP PANITIA LOMBA- HUBUNGI
BP.INDRA ;081327004030/083844190666

Minggu, 04 Maret 2012

tip menghasilkan burung juara

TIPS MENGHASILKAN PERKUTUT JUARA

Dalam beternak burung perkutut setiap peternak tentu punya impian agar satu saat kelak bisa punya burung perkutut juara yang lahir dari peternakannya. Agar supaya peternakan kita menghasilkan perkutut juara tapi dengan modal yang tidak terlalu besar ada tips-tips yang bisa kami berikan pada semua penggemar perkutut tips-tips itu kami bagi dalam beberapa kelompok :
• Pemilihan bibit
Pemilihan bibit yang akan kita gunakan untuk indukan merupakan factor utama dalam beternak perkutut. Indukan tersebut memang tidak harus berharga mahal yang murahpun tidak jadi masalah asal kita tahu jelas trah atau keturunan dari burung tersebut, siapa bapak dan ibunya siapa pula kakek dan neneknya. Dari silsilah ini kita mulai bisa meraba bagaimana tipe burung ini apakah bertipe irama seperti burung asli Indonesia atau bertipe suara burung Bangkok yang punya volume besar tengah senggang dan ujung panjang. Kalau kita sudah mengidentifikasi suara baru kita mengcroskan dia tipe burung diatas dengan mempertimbangkan trend suara burung yang berlaku saat ini.
Trend suara burung perkutut saat ini yang rata-rata punya volume besar tapi tidak gembos, suara tengah yang senggang dan ujung yang panjang ada baiknya kita memilih indukan dengan prosentasi tipe suara Bangkok 75 % dan tipe irama 25 %. Contoh
Perkutut A anak dari perkutut jantan A1 (Bangkok) dan betina A2 (Bangkok)
Perkutut B Anak dari perkutut jantan B1(Bangkok) dan betina B2 (tipe irama)
Maka bila kita mengawinkan perkutut A dan perkutut B maka kemungkinan besar perkutut yang dihasilkan dari perwinan indukan A dan B akan mempunyai ciri-ciri mempunyai suara depan yang bagus dengan suara tengah senggang, volume besar dan ujung yang bagus
Perkutut Bangkok yang sekarang banyak beredar di Indonesia memang tidak semuanya bagus tergantung kita yang memilih. Dan apabila kita tidak mempunyai modal yang besar untuk mendapatkan perkutut Thailand
(Bangkok) kita cukup membeli dari peternak Indonesia yang melakukan crossing indukan dengan materi Bangkok dengan Bangkok . Dan kalau itu masih terlalu mahal kita bisa membeli F2 dari indukan bangkok dengan Bangkok tersebut. Kalau sudah dapat baru kita crossing dengan indukan yang bertipikal suara Indonesia walaupu burung tersebut bersuara kecil asalkan burung tersebut mempunyai irama yang bagus
Dari sini apabila kita ingin mendapatkan produk dari peternak tertentu yang pertama kita cermati adalah apakah ada silsilah dari burung yang akan kita beli siapa bapak dan ibunya, dan siapa kakek dan neneknya. Prinsipinya semakin banyak identitas trah dari burung yang akan kita beli yang diberikan oleh peternak melalui kitir burung akan semakin mudah kita mengolah (menjodohkan) dengan burung yang kita punyai

• Penjodohan
Apabila kita sudah mendapat perkutut dengan identitas atau silsilah yang jelas sampai ke kakek dan neneknya maka kita bisa menjodohkan perkutut tersebut dengan perkutut yang kita punyai (asal silsilahnya sesuai) .
Hal pertama yang harus kita perhatikan dalam tahap perjodohan ini adalah umur dari burung yang akan kita jodohkan, usahakan burung yang kita jodohkan sudah diatas satu tahun. Sebelum kita memasukan kedalam kandang ada baiknya kita beri obat cacing terlebih dahulu, kalau tidak ada cacing yang keluar kita bisa lanjutkan dengan pemberian vitamin. Kalau sudah bugar maka kita bisa memasukan burung tersebut dalam kandang.
Memasukan kandang sebaiknya sore hari sehingga burung tidak sempat bertengkar, Kalau bertengkar kita bisa melakukan penyemprotan dengan sprayer sampai burung tersebut terlihat akur atau tidak bertengkar lagi. Setelah jodoh ada baiknya setiap hari kita memberi vitamin pada air minumnya sehingga kebugaran pasangan tadi tetap terjaga.

• Merawat piyik
Setelah pasangan perkutut tadi beranak dan menghasilkan piyek hal yang harus kita ingat dalam merawat piyek adalah kita harus selalu memperhatikan kesehatan piyek melalui terpenuhinya kebutuhan akan gizi dan vitamin serta mineral. Cara merawat piyek apabila kita mempunyai waktu kita bisa melakukannya sejak piyek tersebut berumur 7 hari. Kita bisa mencabut piyek tersebut dari indukan sejak piyek tersebut berumur 7 hari lalu kita suapi dengan Holliday extra foding . Kalau merek tersebut tida bisa kita temukan maka kita bisa melakukan penyuapan dengan biji-bijian selengkap mungkin misal campuran kacang hijau, beras merah, gabah putih, gabah merah dan millet. Intinya kita usahakan piyek tersebut tidak sakit dan tidak kekurangan gizi. Disamping itu pemberian vitamin tiap 2 hari sekali dan berganti ganti vitamin wajib di berikan dengan dosis yang kita sesuaikan dengan burung perkutut. Penyuapan piyek setiap hari kita lakukan 3 kali sehari sampai perkutut bisa makan sendiri. Kalau sudah bisa makan sendiri penyuapan berkurang menjadi 1 kali sehari. Hentikan penyuapan dengan extra foding sampai perkutut berumur kurang lebih 1 bulan. Setelah penyuapan kita hentikan sebaiknya pemberian vitamin tetap dilanjutkan sampai berumur kurang lebih 4 bulan. Dan setelah tahap ini perawatan burung kita lanjutkan dengan perawatan burung perkutut dewasa

• Melatih piyek
Melatih piyek sebenarnya bisa kita lakukan sejak burung tersebut berumur 2,5 bulan dan kalau ternyata bururng tersebut layak kita lombakan dan punya mental yang bagus maka kita bisa melombakan burung tersebut dan menjadikan burung tersebut jadi burung lomba

tehnik crossing


Gunakan saja jantan dengan step doble atau doble plus dengan irama cukup senggang dan betinanya doble atau triple irama agak rapat gapapa yang penting nekan. Usahakan keduanya berujung panjang dan ndhlosor dan salah satunya bersuara besar.
Buatlah 2 pasang dengan kriteria yang kurang lebih sama. Sehingga akan ada pasangan A dan pasangan B.

Harapannya di hasilkan anakan yang bersuara doble/triple dan berujung panjang. Begitu dihasilkan anakan yang bersuara doble/triple dengan irama bagus dan ujung panjang jangan di jual tapi di jadikan basic blood.


Anak pasangan A yang terbaik di kawinkan dengan anak pasangan B yang terbaik, maka di harapkan anaknya akan dominan memiliki step doble/triple berujung panjang dengan irama yang baik.

Menurut para pakar, betina triple dan jantan triple masih bisa menghasilkan anak engkle karena ada turunan engkle dari nenek/kakeknya. Dengan menggunakan anak pasangan A dan B yang berstep doble/triple ujung panjang, maka akan kecil kemungkinannya cucu pasangan A dan B berstep engkle berujung pendek karena nenek, kakek, bapak dan ibunya berstep doble dan triple dan semuanya berujung panjang.

Dalam lomba yang terpenting adalah irama, tapi dalam breeding yang terpenting menurut saya adalah agar produk Bpk bisa diterima pasar dengan baik. Jika anakan burung Bpk rata2 berstep banyak dan berujung panjang, saya kira bukan masalah yang terlalu sulit untuk menjualnya.

Soal irama bagus, serahkan saja pada Tuhan, kalau memang rejeki pasti nantinya diantara piyik2 yang berstep banyak dan berujung panjang tersebut akan keluar yang berirama yang mewah. Betulkan

merawat burung perkutut di musim hujan

Musim pancaroba seperti sekarang ini yang merupakan musim peralihan dari kemarau ke musim hujan memang merupakan saat yang paling banyak menyebabkan penyakit, terutama penyakit gangguan pernafasan seperti flu, batuk, influensa dan pilek.  Bukan hanya manusia yang banyak mengalami penyakit gangguan pernafasan seperti itu, tapi juga burung perkutut. Sehingga seringkali Bird Farm (peternak perkutut) terutama yang berskala besar dalam jumlah kandang, cukup repot karena banyak perkututnya yang terkena influensa yang dapat mengakibatkan kematian. Burung perkutut yang terserang flu, pada awalnya tampak sering diam saja dan bulu muka serta bulu badannya berdiri. Hal ini disertai pula dengan mata yang mengantuk dan hidung yang berlendir. Setelah memasuki hari kedua dan ketiga, perkutut yang sakit tersebut kondisinya semakin buruk. Selain hanya diam dan mengantuk, perkutut yang sakit flu juga tidak mau makan dan minum, sehingga badannya menjadi kurus dan lemas. Jika tidak segera diobati, biasanya pada hari ketiga ini atau paling lambat hari ke-4, perkutut yang terserang flu ini akan mati.

Untuk mengobatinya dilakukan dengan cara pemberian kapsul terafit yang banyak dijual di pasar burung. Caranya: 5-7 butir kacang hijau direndam dalam air hangat hingga agak lunak (direndam sekitar 20 menit), kacang hijau yang sudah lunak itu ditiris dan direndam dalam mangkok kecil yang berisi bubuk kapsul terafit yang dicairkan dengan 1 sendok makan air matang dan biarkan selama 5 menit.

Burung yang sakit flu diberikan kacang hijau rendaman obat terafit dan pastikan setiap butir kacang hijau
 tersebut sudah masuk ke dalam temboloknya , kemudian sisa larutan terafit juga diberikan kepadanya hingga habis. Maksud dari pemberian kacang hijau dan air yang dicampur dengan obat terafit adalah sebagai makanan, minuman sekaligus obat, karena seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa burung perkutut yang terserang penyakit flu, tidak mau makan dan minum.

Pada sore hari, burung perkutut yang sakit flu diberikan 2-3 potongan kecil bawang merah dan bawang putih, serta hidung dan badannya kita usapkan dengan bawang merah yang sudah ditumbuk halus supaya badannya menjadi hangat. Setelah diberikan bawang, berikan pula 7 butir kacang hijau yang sudah direndam air hangat tanpa obat terafit. Dan sangkarnya digantung di dalam rumah atau di teras rumah dan di dekatkan dengan lampu supaya hangat.
Perlakuan seperti di atas dilakukan selama 3 hari berturut-turut, pada hari ke-4 hingga hari ke-7, pemberian obat terafit dihentikan, karena perkutut yang sakit flu sudah membaik dan bisa makan - minum sendiri. Tetapi pada sore harinya masih perlu diberi bawang merah dan beberapa butir kacang hijau rendaman dengan tujuan membantu proses pemulihan kesehatan.

Untuk mencegah penyakit saluran pernafasan, maka yang harus diperhatikan adalah :

  1. Jaga kebersihan sangkar / kandang serta tempat makan dan minum.
  2. Berikan makanan tambahan berupa ketan hitam dan sedikit godem pada musim hujan.
  3. Jangan sampai perkutut terkena air hujan.
  4. Jangan memandikan perkutut pada saat cuaca tidak mendukung.
  5. Berikan setiap minggu, beberapa potong kecil bawang merah dan bawang putih serta 5 s/d 7 butir kacang hijau yang sudah direndam hingga lunak untuk memperkuat daya tahan tubuh.
  6. Segera pisahkan perkutut yang sakit untuk menghindari menularnya penyakit.
Semoga Tips perawatan dan pencegahan penyakit flu pada perkutut di atas dapat berguna dalam merawat perkutut kesayangan

cara merawat burung perkutut

Perawatan perkutut

Perawatan perkutut sebenarnya termasuk sangat mudah jika di bandingkan dengan burung kicauan. Hal ini di karenakan burung perkutut tidak membutuhkan extra fooding yang aneh-aneh seperti jangkrik, kroto dan lainnya.

Perawatan harian perkutut

Untuk perawatan perkutut sehari-hari yang perlu di perhatikan adalah kecukupan makanan dan minum di wadah pakan perkutut.
Makanan perkutut secara umum terdiri dari beberapa macam biji-bijian seperti milet, jewawut, ketan hitam, godem, dan gabah. Jika anda ingin menggunakan pakan jadi, itu lebih baik karena biasanya sudah komplit isinya.
Pakan perkutut. Saran saya untuk perawatan yang lebih optimal, berikan pakan perkutut jadi yang bermerk seperti longkung, madura koong, gold coin, larasati dan lainnya. Hal ini di karenakan pakan bermerk biasanya sudah di berikan campuran vitamin, madu, dan rempah-rempah untuk menjaga kondisi stamina perkutut. Untuk pakan tambahan, berikan sotong (pakan perkutut berwarna putih seperti tulang) untuk sumber kalsium.
Mandi. Memandikan perkutut tidak memerlukan bak karamba seperti burung ocehan. Memandikan perkutut juga tidak menggunakan handspray namun bisa juga asal dengan semprotan embun dan jangan kena kepalanya, Umumnya memandikan perkutut cukup dengan memegangnya dan mengusapnya dengan tangan yang basah atau bisa juga dengan memengangnya lalu di grujuk di bawah kran yang mengalir pelan. Dalam meandikan perkutut harus hati-hati agar tidak sampai hidungnya kemasukan air.
Waktu yang paling tepat untuk mamandikan perkutut adalah sore hari menjelang maghrib atau pada malam hari. Mandikan perkutut anda seminggu sekali atau dua hari sekali jika burung perkutut anda sangat liar. Dengan sering memegang dan memandikannya perkutut akan cepat jinak dan mengenal tuannya.

Perawatan kesehatan dan stamina perkutut

Penyakit. Penyakit yang sering menjangkit perkutut adalah cacingan. Tanda-tanda cacingan biasanya bulu burung mengkorok dan kotorannya mencret. Jangan anggap remeh penyakit ini, perkutut yang cacingan biasanya malas bunyi karena tidak fit. Perkutut akan cepat kurus badannya dan kotorannya akan bau.
Untuk perkutut yang sudah lama di perlihara di rumah biasanya sangat jarang terserang cacingan. Penyakit cacingan biasanya hanya terjadi pada burung perkutut yang masih baru keluar dari peternakan perkutut. Di peternakan perkutut pada umumnya alas sangkar adalah pasir, dan pasir adalah sumber dari telor cacing.
Cara pengobatan cacingan cukup dengan menggunakan combantrin tablet ukuran 125 mg yang dipotong kecil sebesar biji kacang hijau (agak kecil sedikit), lakukan ini pada malam hari agar burung tidak stress dan lemas karena pengaruh obat. Setelah di beri obat cacing besoknya segera bersihkan sangkar (cuci yang bersih). Lakukan ini sekali lagi satu minggu kemudian untuk memastikan perkutut anda bebas dari cacingan.
Untuk pencegahan, sebaiknya berikan pakan jadi yang bermerk karena pakan bermerk biasanya di masak dalam pengolahannya dan berikan air minum yang telah masak.
Stamina. Untuk menjaga stamina, perkutut perlu di berikan vitamin anak-anak seperti vitkom atau vitamin cair untuk bayi pada minumannya 1 – 2 minggu sekali. Untuk menjaga kestabilan bunyi, lolohkan kacang hijau yang sudah di rendam dengan air panas dan di biarkan mengembang (rendam sekitar 6 jam). Lolohkan pada malam hari setelah di mandikan.
Kerekan. Pada dasarnya perkutut rumahan tidak perlu di kerek. Burung perkutut yang di kerek dalam perawatan hariannya adalah untuk melatih mentalnya saja agar mau bunyi jika di lombakan. Yang lebih penting adalah penjemuran karena perkutut adalah burung yang menyukai panas. Pada kondisi cuaca yang dingin biasanya perkutut agak malas untuk bunyi

mengenal burung perkutut "merbuk atau perkutut"

'Merbuk''' atau '''perkutut''' (''Geopelia striata'', [[familia]] [[Columbidae]]) adalah sejenis [[burung]] berukuran kecil, berwarna abu-abu yang banyak dipelihara orang karena keindahan suaranya. Dalam tradisi [[Indonesia]], terutama [[Jawa]], burung ini sangat dikenal dan digemari, bahkan agak lebih "dimuliakan" dibandingkan dengan burung peliharaan lainnya. Perkutut masih berkerabat dekat dengan [[tekukur]], [[puter]], dan [[merpati]].
== Morfologi ==
Ciri Morfologisnya :
# Burung perkutut bertubuh kecil.Panjangnya berkisar antara 20-25 cm.
# Kepalanya membulat kecil,berwarna abu-abu.
# Paruhnya panjang meruncing dengan berwarna biru keabu-abuan.
# Mata burung perkutut bulat dengan iris berwarna abu-abu kebiru-biruan.
# Lehernya agak panjang dan ditumbuhi bulu-bulu halus.
# Bulu disekitar dada dan leher membentuk pola garis melintang berwarna hitam dan putih.
# Bulu yang menutupi badan perkutut berwarna kecokelatan.
# Pada bulu sayap terdapat garis melintang berwarna cokelat tua.
# Bulu ekornya yang juga berwarna cokelat agak panjang.
# Jari-jari perkutut berjumlah 8 dengan kuku-kuku yang runcing.Jadi jumlah jari sebelah kaki adalah 4.
# Tiga dari empat jarinya ada di depan dan sebuah jari di belakang.
# Jari-jari perkutut berguna untuk bertengger.

{{burung-stub}}

[[Kategori:Geopelia]]
[[Kategori:Burung Indonesia]]
[[Kategori:Burung Burma]]
[[Kategori:Burung Thailand]]
[[Kategori:Burung Singapura]]
[[Kategori:Burung Malaysia]]
[[Kategori:Burung Filipina]]

[[de:Sperbertaube]]
[[en:Zebra Dove]]
[[eo:Zebrokolombo]]
[[fr:Géopélie zébrée]]
[[jv:Perkutut]]
[[ms:Burung Merbok]]
[[nl:Zebraduif]]
[[ru:????????? ???????]]
[[su:Tikukur]]
[[sv:Zebraduva]]

Selasa, 28 Februari 2012

salmanty bird farm purbalingga

salmanty bird farm purbalingga
salmanty purbalingga pemilik burung bunga desa yg menjadi burung terbaik
liga perkutut indonesia "LPI" 2011 sekarang telah di buka farm nya 64 petak kandang
dengan bekal materi kandang burung import,yg di pasok teman nya dr thailand selatan
salmanty bird farm mempunyai formasi kandang yg joss lihat sj materi kandang
A.111 MLT Ketemu mmc 15 .A.222 SWP Ketemu Dan masih banyak burung yahod di kandang
B.555 Dan B 888.dengan materi kandang seperti ini apalagi dr anak kandang paforit
telah mengeluarkan anak burung yg istimewa dengan volume besar awal yang mengayun
tengah panjang ujung dloooooosssooor salmanty bisa menjadi farm yg akn di perhitungkan
di masa depan

Minggu, 19 Februari 2012

salmanty boyong indukan dr dewa bird farm

salmanty purbalingga bird farm yg tdk pernah lelah memperbaiki materi indukan
salmanty bird farm terus memburu indukan berkualitas,di lahan 1 hektar salmanty purbalingga menyusun materi yg betul joos sehingga menghasilkan anakan yg super jos
dengan tren sekarang,salmanty yg di dorong temannya di malasyia singapur dn thailan selatan,salamnty telah memiliki materi yg top dr thailan selatan MLT,TPP.SWP dn burung thailan lain nya...dengan bekal indukan yg super tren salmanty bisa jadi bird farm
di perhitungkan di masa depan...kandang paforit salmanty sekarang yg anakan nya sdh mulai merata anak nya bamara ketemu haas ingu ...materi indukan ini hasil dr jebol
kandang dr dewa bird farm dengan kocek 125 jt rupiah..dengan hasil anakan suara tengah yg goyang ngeslah plos-plos ujung puanjaaaang...merata keluar doble triple,,,

Kamis, 16 Februari 2012

salmanty bird farm purbalingga

materi dengan anakan merata salmanty amuse-TGM,MMC-BAMARA
ANAK MMC -HAAS INGU,BAMARA -HAS.Anakan burung ini telah menghasilkan anakan yg berkualitas dengan ngeslah slow volume besar jalan satu-satu ujung panjang
rata-rata indukan jalan double plus ada yang lbh menarik dengan anakan suara ciamik
maenyos MLT Ketemu TPP THAILAND

Sabtu, 14 Mei 2011

Kamis, 10 September 2009

Kamis, 06 Agustus 2009

LATAR SUARA (AIR SUARA)

LATAR SUARA (AIR SUARA)
Senada dengan H. Mohammad, Aan pakar gaek asal tangerang, juga menempatkan mutu suara ditempat teratas ketika memilih piyik. "Cukup melihat latar suaranya saja, karena lainnya akan otomatis ikut", tutur jago iket dikawasan jabotabek itu.

Yang dimaksud, bila latar suaranya memang bagus, yakni tembus, cowong dan kering, maka otomatis suara depan, tengah dan ujung biasanya akan bagus juga. Dengan demikian ketika memilih piyik jangan terlalu condong ke suara ujung atau suara depan, karena kedua unsur suara tadi suatu ketika bisa hilang saat saat dewasa nanti atau malah bertambah bagus. Biasanya, bila latarnya bagus saat masih piyik, meski saat masih mudah usia itu tak akan muncul suara depannya, saat dewasa akan muncul dengan sendirinya. Demikian juga dengan suara ujungnya, akan mengikuti dengan sendirinya.

"Tetapi kalau bisa, selain latar suaranya bagus, iramanya juga harus bagus juga. Percuma berlatar suara bagus tetapi iramanya nggak karu-karuan", ingat pemain perkutut sejak jaman lokal dan pernah menjelajah Thailand ketika belum banyak orang indonesia berburu perkutut ke negeri gajah putih tersebut. Sebaliknya, meski iramanya bagus, suara depan, tengah dan ujung yahud, tetapi kalau mutu suaranya amburadul juga kesannya masih perlu dipertanyakan lagi. Apalagi bila powernya nggak ada, jelas berbahaya. "Jangan harap bisa dilombakan dan masuk juara saat besar nanti", tambahnya.

Suara tengah menurutnya juga jangan terlalu mewah dan senggang, khawatir patah. Dia lalu menunjuk sejumlah bintang piyik yang selalu masuk ke deretan juara saat mudah usia. Setelah dewasa tak terdengar lagi kiprahnya. "Mungkin saja kecilnya terlalu mewah, begitu besar justru malah patahnya yang dominan".

PENGARUH UMUR
Bahwasannya kualitas suara perkutut rentan terhadap perubahan juga diakui oleh banyak pakar. Perubahan itu terjadi biasanya mengikuti pertambahan usianya. Tetapi yang paling drastis perubahannya adalah sesaat setelah ganti bulu (ngurak) yakni pada usia 2.5 s/d 3 bulan dan ngurak kedua bulan 6 s/d 7 bulan. "Usia ganti bulu (ngurak), biasanya diikuti dengan perubahan kualitas suara. Saat itulah kita bisa merabah kemana arah dikemudian hari", papar Aan. Dipergantian bulu pertama, misalnya sesaat setelah bulu baruh tumbuh komplit, yakni diusia sekitar 4 bulan, akan terjadi perubahan kualitas suara. "Kalau mau bagus yah bagus, kalau kurang yah akan kurang nantinya", tambahnya.

Namun demikian, bukan berarti diusia 4 bulan sudah bisa dijadikan patokan, atau sudah tak akan berubah lagi dikemudian hari, karena usia ganti bulu kedua 6 s/d 7 bulan juga akan terjadi lagi perubahan suara. Malah diusia tersebut rawan-rawannya, maksudnya sekali berubah, maka seumur hidup tak akan berubah lagi. Kalau mau bagus, maka seterusnya akan bagus. Sebaliknya bila berubah menjadi jelek, maka selamanya akan jelek.

Karena itu beli perkutut yang paling aman bila umurnya sudah menginjak tujuh bulan. Tak perlu khawatir lagi akan terjadi penurunan kualitas".

Senada dengan H. Mohammad, Aan pakar gaek asal tangerang, juga menempatkan mutu suara ditempat teratas ketika memilih piyik. "Cukup melihat latar suaranya saja, karena lainnya akan otomatis ikut", tutur jago iket dikawasan jabotabek itu.

Yang dimaksud, bila latar suaranya memang bagus, yakni tembus, cowong dan kering, maka otomatis suara depan, tengah dan ujung biasanya akan bagus juga. Dengan demikian ketika memilih piyik jangan terlalu condong ke suara ujung atau suara depan, karena kedua unsur suara tadi suatu ketika bisa hilang saat saat dewasa nanti atau malah bertambah bagus. Biasanya, bila latarnya bagus saat masih piyik, meski saat masih mudah usia itu tak akan muncul suara depannya, saat dewasa akan muncul dengan sendirinya. Demikian juga dengan suara ujungnya, akan mengikuti dengan sendirinya.

"Tetapi kalau bisa, selain latar suaranya bagus, iramanya juga harus bagus juga. Percuma berlatar suara bagus tetapi iramanya nggak karu-karuan", ingat pemain perkutut sejak jaman lokal dan pernah menjelajah Thailand ketika belum banyak orang indonesia berburu perkutut ke negeri gajah putih tersebut. Sebaliknya, meski iramanya bagus, suara depan, tengah dan ujung yahud, tetapi kalau mutu suaranya amburadul juga kesannya masih perlu dipertanyakan lagi. Apalagi bila powernya nggak ada, jelas berbahaya. "Jangan harap bisa dilombakan dan masuk juara saat besar nanti", tambahnya.

Suara tengah menurutnya juga jangan terlalu mewah dan senggang, khawatir patah. Dia lalu menunjuk sejumlah bintang piyik yang selalu masuk ke deretan juara saat mudah usia. Setelah dewasa tak terdengar lagi kiprahnya. "Mungkin saja kecilnya terlalu mewah, begitu besar justru malah patahnya yang dominan".

PENGARUH UMUR
Bahwasannya kualitas suara perkutut rentan terhadap perubahan juga diakui oleh banyak pakar. Perubahan itu terjadi biasanya mengikuti pertambahan usianya. Tetapi yang paling drastis perubahannya adalah sesaat setelah ganti bulu (ngurak) yakni pada usia 2.5 s/d 3 bulan dan ngurak kedua bulan 6 s/d 7 bulan. "Usia ganti bulu (ngurak), biasanya diikuti dengan perubahan kualitas suara. Saat itulah kita bisa merabah kemana arah dikemudian hari", papar Aan. Dipergantian bulu pertama, misalnya sesaat setelah bulu baruh tumbuh komplit, yakni diusia sekitar 4 bulan, akan terjadi perubahan kualitas suara. "Kalau mau bagus yah bagus, kalau kurang yah akan kurang nantinya", tambahnya.

Namun demikian, bukan berarti diusia 4 bulan sudah bisa dijadikan patokan, atau sudah tak akan berubah lagi dikemudian hari, karena usia ganti bulu kedua 6 s/d 7 bulan juga akan terjadi lagi perubahan suara. Malah diusia tersebut rawan-rawannya, maksudnya sekali berubah, maka seumur hidup tak akan berubah lagi. Kalau mau bagus, maka seterusnya akan bagus. Sebaliknya bila berubah menjadi jelek, maka selamanya akan jelek.

Karena itu beli perkutut yang paling aman bila umurnya sudah menginjak tujuh bulan. Tak perlu khawatir lagi akan terjadi penurunan kualitas".

Benarkah Sekolah perkutut itu MAHAL..?? Di dunia kung mania atau belantara perkututan Indonesia sering terdengar istilah sekolah perkutut itu maha

Benarkah Sekolah perkutut itu MAHAL..??



Di dunia kung mania atau belantara perkututan Indonesia sering terdengar istilah sekolah perkutut itu mahal biayanya. Apa yang dimaksud dengan sekolah perkutut? Dan apa sebenarnya yang dimaksud dengan sekolah perkutut itu mahal ?

Seorang penggemar burung perkutut biasanya akan tergoda untuk memiliki perkutut yang lebih bagus dari yang dimiliki temannya. Mengapa begitu? Karena pada dasarnya sifat manusia adalah tidak mau kalah dan agak-agak serakah gitu deh. Sudah punya perkutut bunyi gacor harga cepek melihat perkutut temannya bunyinya lebih bagus akan merasa loh perkutut ku kok bunyinya kurang? Tidak mau kalah dengan temannya dia akan membeli lagi perkutut yang lebih bagus yang harganya lebih mahal. Akan tetapi si burung yang baru ini juga akhirnya terdengar kok cuma lumayan doang ya, sehingga dia akan beli lagi dan beli lagi.



Dan untuk menghemat biaya maka dipilihlah langkah yang kelihatannya rasional dan masuk akal, yaitu membeli perkutut pada saat masih piyik umur 2-3 bulan, karena pada saat itu harganya masih bisa terjangkau. Kalau mau beli perkutut bagus yang sudah dewasa maka harganya sudah berbunyi belasan atau puluhan juta. Dan celakanya si piyik perkutut calon jagoan yang berbunyi istimewa di kala piyik sebagian besar akan berubah menjadi kurang, entah itu berkurang ketukan tengahnya, menjadi noklak habis, suara ujungnya jadi pendek atau bahkan menjadi patah habis atau patah mengunci atau lebih parah lagi gabungan dari semua tadi. Namun apakah dia akan kapok untuk beli lagi? Tidak, justru dia akan berpikir wah lagi sial saja, dan akan mencoba membeli lagi.



Fenomena piyik bersuara bagus yang sering menjadi hancur suaranya ketika beranjak dewasa sering terjadi di jaman tahun 1980-1990an. Namun sekarang di tahun 2009 ini di saat banyak perkutut Bangkok atau perkutut Thailand Selatan yang gen suara ujungnya sudah hampir sempurna membanjiri Indonesia seperti trah KPP, MLT, TL, TPP dan sebagainya, maka membeli perkutut piyik bersuara istimewa asalkan mengandung darah-darah dari KPP dan teman-temannya itu sudah bukan merupakan gambling yang beresiko tinggi lagi. Walaupun masih ada suara-suara tengah yang berkurang ketukannya setelah dewasa ataupun juga suara ujung menjadi pendek namun perbandingannya sudah tidak begitu parah. Sudah bisa diharapkan piyik bersuara istimewa akan tetap bersuara istimewa juga.



Dengan banyaknya perkutut dengan trah-trah bersuara ujung panjang dan bervolume besar di Indonesia maka saat ini para penggemar perkutut di Indonesia apakah sudah bisa berharap bisa membeli perkutut istimewa dengan harga murah? Ternyata tidak juga. Harga bookingan piyik dari kandang unggulan Terminal Perkutut Surabaya misalnya kandang TP-666 (KPP K-13 x KPP K-84) adalah 50 juta rupiah per pasang tanpa dengar. Itu pun antrian bookingannya sudah sampai angka 20an lebih.



Jadi sampai saat ini beternak perkutut masih memiliki harapan luar biasa. Banyak penggemar perkutut pemula yang juga mulai ikut beternak perkutut dan bahkan peternak-peternak lama yang sudah sempat mengosongkan kandangnya pun mulai lagi mengucurkan dana puluhan bahkan ratusan juta rupiah untuk berburu indukan dengan trend suara paling gres saat ini, yaitu volume gede, cowong dan berujung panjang mengalun yang memiliki aliran darah dari KPP dan sebangsanya itu. Dengan harapan tentu saja anakannya akan bisa dijual dengan harga jutaan bahkan belasan juta per ekor.



Sudah menjadi rahasia umum saat ini bahwa indukan perkutut sekarang wajib memiliki trah darah perkutut dari Thailand Selatan (KPP, TPP, MLT dan sebangsanya). Kalau dana yang dimiliki tidak cukup untuk menebus indukan bertrah Thailand Selatan maka alternative yang paling oke adalah membeli indukan yang berasal dari peternak Indonesia yang indukannya bertrah KPP dkk itu atau juga dari peternak yang kakek nenek indukan di kandangnya masih kental darah KPP dkk nya. Dengan begitu bisa diharapkan dengan indukan berharga relative murah bisa menghasilkan piyikan berkualitas tinggi yang bervolume besar dan berujung panjang seperti kakeknya.

Jadi mari kita belajar lagi di sekolah perkutut dengan kurikulum baru dengan biaya lebih murah. Kuoooooonnnggg….!!!!



Di dunia kung mania atau belantara perkututan Indonesia sering terdengar istilah sekolah perkutut itu mahal biayanya. Apa yang dimaksud dengan sekolah perkutut? Dan apa sebenarnya yang dimaksud dengan sekolah perkutut itu mahal ?

Seorang penggemar burung perkutut biasanya akan tergoda untuk memiliki perkutut yang lebih bagus dari yang dimiliki temannya. Mengapa begitu? Karena pada dasarnya sifat manusia adalah tidak mau kalah dan agak-agak serakah gitu deh. Sudah punya perkutut bunyi gacor harga cepek melihat perkutut temannya bunyinya lebih bagus akan merasa loh perkutut ku kok bunyinya kurang? Tidak mau kalah dengan temannya dia akan membeli lagi perkutut yang lebih bagus yang harganya lebih mahal. Akan tetapi si burung yang baru ini juga akhirnya terdengar kok cuma lumayan doang ya, sehingga dia akan beli lagi dan beli lagi.



Dan untuk menghemat biaya maka dipilihlah langkah yang kelihatannya rasional dan masuk akal, yaitu membeli perkutut pada saat masih piyik umur 2-3 bulan, karena pada saat itu harganya masih bisa terjangkau. Kalau mau beli perkutut bagus yang sudah dewasa maka harganya sudah berbunyi belasan atau puluhan juta. Dan celakanya si piyik perkutut calon jagoan yang berbunyi istimewa di kala piyik sebagian besar akan berubah menjadi kurang, entah itu berkurang ketukan tengahnya, menjadi noklak habis, suara ujungnya jadi pendek atau bahkan menjadi patah habis atau patah mengunci atau lebih parah lagi gabungan dari semua tadi. Namun apakah dia akan kapok untuk beli lagi? Tidak, justru dia akan berpikir wah lagi sial saja, dan akan mencoba membeli lagi.



Fenomena piyik bersuara bagus yang sering menjadi hancur suaranya ketika beranjak dewasa sering terjadi di jaman tahun 1980-1990an. Namun sekarang di tahun 2009 ini di saat banyak perkutut Bangkok atau perkutut Thailand Selatan yang gen suara ujungnya sudah hampir sempurna membanjiri Indonesia seperti trah KPP, MLT, TL, TPP dan sebagainya, maka membeli perkutut piyik bersuara istimewa asalkan mengandung darah-darah dari KPP dan teman-temannya itu sudah bukan merupakan gambling yang beresiko tinggi lagi. Walaupun masih ada suara-suara tengah yang berkurang ketukannya setelah dewasa ataupun juga suara ujung menjadi pendek namun perbandingannya sudah tidak begitu parah. Sudah bisa diharapkan piyik bersuara istimewa akan tetap bersuara istimewa juga.



Dengan banyaknya perkutut dengan trah-trah bersuara ujung panjang dan bervolume besar di Indonesia maka saat ini para penggemar perkutut di Indonesia apakah sudah bisa berharap bisa membeli perkutut istimewa dengan harga murah? Ternyata tidak juga. Harga bookingan piyik dari kandang unggulan Terminal Perkutut Surabaya misalnya kandang TP-666 (KPP K-13 x KPP K-84) adalah 50 juta rupiah per pasang tanpa dengar. Itu pun antrian bookingannya sudah sampai angka 20an lebih.



Jadi sampai saat ini beternak perkutut masih memiliki harapan luar biasa. Banyak penggemar perkutut pemula yang juga mulai ikut beternak perkutut dan bahkan peternak-peternak lama yang sudah sempat mengosongkan kandangnya pun mulai lagi mengucurkan dana puluhan bahkan ratusan juta rupiah untuk berburu indukan dengan trend suara paling gres saat ini, yaitu volume gede, cowong dan berujung panjang mengalun yang memiliki aliran darah dari KPP dan sebangsanya itu. Dengan harapan tentu saja anakannya akan bisa dijual dengan harga jutaan bahkan belasan juta per ekor.



Sudah menjadi rahasia umum saat ini bahwa indukan perkutut sekarang wajib memiliki trah darah perkutut dari Thailand Selatan (KPP, TPP, MLT dan sebangsanya). Kalau dana yang dimiliki tidak cukup untuk menebus indukan bertrah Thailand Selatan maka alternative yang paling oke adalah membeli indukan yang berasal dari peternak Indonesia yang indukannya bertrah KPP dkk itu atau juga dari peternak yang kakek nenek indukan di kandangnya masih kental darah KPP dkk nya. Dengan begitu bisa diharapkan dengan indukan berharga relative murah bisa menghasilkan piyikan berkualitas tinggi yang bervolume besar dan berujung panjang seperti kakeknya.

Jadi mari kita belajar lagi di sekolah perkutut dengan kurikulum baru dengan biaya lebih murah. Kuoooooonnnggg….!!!!

Rabu, 18 Februari 2009

Konkurs Perkutut 18 Januari 2009: Bandung, Sidoarjo, Cilacap dan Tegal

1) PANYAWANGAN CUP BANDUNG

Gelaran lomba perkutut yang dikemas Korda Kabupaten Bandung di Bumi Panyawangan, Minggu (18/1), berlangsung sukses meski dalam seminggu ini kota kembang tiap pagi diguyur hujan, nampaknya tidak menyurutkan kungmania untuk mengikuti lomba. Terbukti, lebih dari 90 persen gantangan yang disediakan panitia terisi. Lomba regional ini menjadi ajang mengorbitnya burung burung potensial, dalam rangka persiapan menghadapi LPI musim 2009 yang sebentar lagi akan dimulai. -

juara konkurs, panyawangan cup bandung,

Tornado tumbangkan Pangeran, Amadeus ngorbit

daftar juara konkurs panyawangan cup bandung,

2) KORDA CUP 2009 SIDOARJO, Pembukaaan LPJT

Gelaran perdana Liga Perkutut Jawa Timur (LPJT) akhir pekan lalu resmi digulirkan di Sidoarjao, gelaran yang menjadi gong putaran LPJT 2009 tersebut langsung mendapat dukungan penuh kungmania Jatim. Maklum putaran LPJT adalah salah satu ajang paling seru yang selalu menjadi incaran para pemandu bakat untuk mencari jawara bermasa depan. Dan ini sudah terbuukti beberapa jawara nasional adalah cikal bakal dari orbitan dari putaran LPJT, dan diawal putaran ini juga menjadi moment yang terbaik sebab tahun 2009 adalah tahun yang banyak diprediksi kungmania menjadi tahun bangkitnya hobi perkutut secara luas. -

image, juara dewasa yunior, konkurs, korda cup sidoarjo,

Kolektor & Bethlehem langsung tancap gas

daftar juara konkurs, korda cup sidoarjo, info perkutut
3) KORDA CUP 2009 CILACAP

Semarak hobi perkutut di tahun 2009 memang direspon banyak kalangan di Indonesia, di Cilacap salah satu daerah yang selama ini terbilang respek dengan hobi perkutut juga ikut peduli membangunnya. Hal ini dibuktikan dengan mulai menata organisasi P3SI yang ada di Cilacap dan akhirnya terbentuk kepengurusan baru Korda Cilacap untuk periode tahun 2009 sampai 2014. Dan sebagai wujud syukurnya di gelar konkurs regional (11/1) dengan label Korda Cilacap Cup 2009 yang terlaksana dengan sukses dan meriah, terutama sekali respon dari kungmania luar Cilacap yang mendukung kegiatan lomba. -

cilacap18_1

Pengurus baru, Gentong & Gold Star moncer

image, daftar juara konkurs korda cup 2009 cilacap,
4) LATBER BAHARI TEGAL

Gelaran Latber Bahari Cup di lapangan Indoor Tegal (18/1) berjalan meriah, beberapa kungmania dari luar Cirebon nampaknya merespon lomba Tegal. Menepati showroom milik Thi In lomba berjalan cukup tertib, pasalnya area lomba memang menjadi salah satu lapangan lomba indoor terbesar untuk lomba hanging.

Dewa Langit & produk TGM ngejoss

Merbok Thailand Memiliki Target Pasar Perkutut Indonesia

Saat ini hobi perkutut di Indonesia sedang naik daun, selain grafiknya ramai hobi perkutut sudah mulai bisa menarik kembali kungmania lawas. Bahkan pasar perkutut Indonesia menjadi salah satu target utama pasar bagi peternak luar negeri untuk menerima produk ternaknya. Untuk memenuhi hal tersebut peternak Thailand khususnya saat ini semakin rajin berburu indukan indukan khas Indonesia untuk diternak untuk mencetak produk khas Indonesia. Investasipun sudah mulai ditanam dengan berbelanja produk Indonesia.

berani investasi indukan karena pasar indo besar

image farm peternak perkutut thailand bangkok

Sebenarnya ini tidak berlebihan, sebagaimana yang pernah disampaikan oleh H.Zainuri Hasyim selaku ketua umum P3SI bahwasannya sudah waktunya jika kungmania Indonesia bisa mengekspor perkutut ke negeri tetangga. Kita bersama cukuplah berbelanja burung impor, cintai produk ternak Indonesia untuk diternak dan dilomba. Namun kalau memang masih butuh waktu kita masih boleh memanfaatkan produk impor, namun seperlunya saja terutama untuk menyempurnakan hasil breeding di kandang ternaknya masing masing.

Hal ini memang sudah berjalan dan saat ini trend dengan suara ujung yang dlosor (panjang) menjadi bukti bahwa indukan indukan berkarakter ujung panjang dari Thailand memang ampuh mewarnai suara tipe Indonesia. Dan ini harus diakui kungmania Indonesia, nah setelah itu berhasil beberapa peternak Indonesia sudah mulai mengajak barter anak terbaik antar peternak Thailand dan peternak Indonesia. Adalah Bambang Atmadja yang sudah melakukannya, dirinya yang sudah berbelanja berbagai produk di Thailand sekarang bisa menjaual produk terbaiknya ke peternak Thailand, slah satunya dalah TP 666.

kandang tpp bird farm peternak thailand bangkok info perkutut

Ternyata TP-666 juga kondang di Thailand, pasalnya sejak MLT dan TPP kebagian jatah anak TP-666 peternak di Thailand juga kepincut untuk mendapatkannya. Dan ini terbukti manjur beberapa peternak besar di Bangkok dan Thailand Selatan langsung kontak Bambang untuk booking anak kandang TP-666. Ternyata selera peternak Thailand juga sama dengan selera suara lokal Indonesia dan beberapa pekan lalu usai tandang balasan ke Indonesia, Tuan Pa, Jakumad Lotu dan Masake Kadeng (Yaki) YKBP membawa oleh oleh anak kandang beberapa peternak Indonesia, lainnya sedang dibookingkan.

Bahkan dalam kesempatan santai, Agrobur sempat bertanya kepada Jakumad Lotu pemilik MLT mengapa dirinya membeli produk ternak Indoensia. Ternyata ada pengakuan menarik dari seorang Jakumad, bahwasanya pasar perkutut di Indonesia adalah yang terbesar di bandiing tiga negara lainnya bahkan Thailand sendiri masih kalah. Untuk itulah dirinya merelakan mengolah kandang ternaknya 50 persen untuk kebutuhan kelas A dan kelas B, dan sisanya untuk kebutuhan kelas C (pasar Indonesia).

kandang mlt bird farm peternak thailand bangkok info perkutut

Jadi jelas bahwa sebenarnya pasar Indonesia jadi bidikan peternak di Thailand, walaupun sudah berjalan lama ungkapan Jakumad membuktikan bahwa pasar Indonesia lebih menjanjikan duit. Jadi juga tidak salah jika saat ini peternak di Thailand merelakan duit bathnya di lempar ke Indonesia untuk investasi indukan, sebab mereka ternyata memiliki penghargaan yang tinggi terhadap sebuuah produk terbaik. Jika bagus mengapa kita tidak membelinya sementara pengembangan yang lebih baik diupayakan untuk lebih menyempurnakan lagi.

JALIN KERJASAMA BREEDING

Sebenarnya sudah banyak peternak Indonesia melakukan kerjasama breeding dengan peternak Thailand, sebut saja LEO, Palem, CIE, Terminal Perkutut, Makita. Peternak papan atas Indonesia tersebut memang memiliki kepentingan untuk yang satu ini, sebab dengan saling memberikan materi yang terbaik masing masing jelas akan diuntungkan. Jika benar benar bisa keluar istimewa maka kandang bareng tersebut bakal kelewat laris manis.

suasana lomba konkurs di thailand bangkok info perkutut

Salah satunya yang terlihat memanfaatkan hal tersebut adalah MLT yang merelakan betina istimewanya untuk diboyong Terminal Perkutut (TP) Indonesia. Padahal betina tersebut ditawar mahal oleh Bambang namun tetap tidak dijual, justru betina tersebut direlakan untuk diternak di TP. Hasilnya jelas ciamik, anak anak kandang koalisi ini memang langsung bertipe Indonesia dan langsung laris manis di TP. Nah apakak peternak Indonesia sadar bahwa potensi peternakan kita memang benar benar besar shingga kungmania luar negeri melirik pasar Indoesia? . hen

BURUNG AGROBIS | No. 450 Minggu I Desember 2008

Minggu, 23 Maret 2008

kategori suara dalam 3 langkah

Misalnya kriteria suara depan saja, terdiri dari panjang suara, ayun membat, serta bersihnya. Tiap kriteria itu nilainya dari 2,5; 2,75 dan 3. Jadi kalau suara depan bisa panjang, ayunnya membat dan bersih maka dia suara depannya terhitung sempurna yaitu akan mendapatkan nilai 9.
Lebih jelasnya diterangkan dibawah ini.

KATEGORI SUARA DALAM 3 KRITERIA

I. Suara depan atau angkatan :

- Panjang suara

- Ayun membat

- Bersih suara


II. Suara tengah atau ke-tek :

- Bertekanan

- Lengkap

- Jelas


III. Suara ujung atau kung :

- Bulat

- Panjang

- Mengayun


IV. Kriteria Irama

- Senggang

- Lenggang

- Elok Indah


V. Kriteria Air Suara / Dasar Suara / Kwalitas Suara

- Tebal

- Kering atau Cowong

- Sengau (Eng atau Denggung)

Maka bila suara burungnya prima, tiap kategori dia harus mendapatkan nilai sembilan.
Kriteria :

Angkatan : 3 kriteria x 3 poin = 9 poin

Tengah : 3 kriteria x 3 poin = 9 poin

Ujing : 3 kriteria x 3 poin = 9 poin

Irama : 3 kriteria x 3 poin = 9 poin

Kualitas : 3 kriteria x 3 poin = 9 poin

Jumlah : 15 kriteria x 3 poin = 45 poin

perkutut dan kerabatnya

Perkutut dan Kerabatnya
Inilah klasifikasi perkutut dalam kamus besar biologi internasional :
Dunia
Animal
Filum
Chordata
Subfilum
Vertebrata
Klas
Aves
Subklas
Nearnithes
Ordo
Colombiformes
Famili
Columbidae
Subfamili
Columbidae
Genus
Columbinae
Genus
Geopelia
Spesies
Geopelia striata
Nama Inggris
Turtledove

Peacefuldove

Barred grounddove
Di seluruh dunia, tercatat 41 marga suku merpati-merpatian. Penyebarannya sentris, yakni hanya di Australia dan Asia Tenggara. Columbidae adalah suku yang tidak berpoligami/poliandri dalam berpasangan. Dalam satu musim pembiakan, mereka cuma bertelur 2 butir. Ciri umumnya, burung betina jarang berbunyi dan tidak semerdu yang jantan. Suku ini mempunyai keistimewaan, di antaranya mampu menghisap air sehingga tidak perlu mengangkat kepalanya saat minum.
Marga perkutut-perkututan (Geopelia sp.) sendiri terdiri atas tiga jenis. Satu, Geopelia cuneata (perkutut Australia). Secara garis besar bulunya coklat keabuan, terdapat totol-totol putih pada sayap, dan kulit sekitar matanya berwarna merah. Panjangnya sekitar 7,6 inchi. Perkutut tutul ini berdomisili di Australia Tengah dan Utara. Dua, Geopelia humeralis (perkutut besar). Punggungnya bergaris-garis kelam, dada dan leher berwarna biru keabuan, pundak dan kuduk merah tembaga, bagian bawah warnanya merah jambu, serta sayapnya bergaris coklat tua. Perkutut dengan panjang 11 inchi ini berdomisili di Australia Utara dan Timur Laut (untuk subspesies G.h. humeralis), serta di Indonesia (untuk subspesies G.h. gregalis).
Tiga, Geopelia striata. Kepala dan leher biru keabuan, sekitar mata berwarna kehijauan, sayap coklat tua, dan panjangnya kurang-lebih 9 inchi. Inilah sebenarnya spesies perkutut yang biasa dilombakan. Perkutut belang ini masih banyak jenisnya, yaitu : G.s. clelaudi di Australia Barat; G.s. tranquila di Australia Tengah; G.s. placida di Australia Utara dan Indonesia (Irian); G.s. papua di Indonesia (Irian bagian selatan); G.s. audacis di Kepulauan Kei dan Tanimbar; G.s. maungeus di Indonesia (Sumba dan Sumbawa) serta Timor, G.s. striata di Birma Selatan sampai Filipina, dan Indonesia (Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, serta lombok.)

perkutut jawara

Pemantauan Pemantauan burung perkutut dianggap perlu, dikarenakan pada

saat pemantauan bagaimana kualitas perkutut yang kita miliki. Pemantauan adalah bagaimana karakter dan suara dari perkutut itu sendiri yang meliputi kriteria suara depan, suara tengah, suara ujung, irama dan latar suara. Jadi kita mesti mengerti apakah perkutut masuk dalam kriteria tersebut untuk dilombakan. Juga kita harus mengerti bagaimana karakter dari perkutut tersebut.II. Stamina Stamina perkutut harus dalam kondisi yang fit dengan pemberian vitamin, ada pakar mengatakan pada saat piyik janganlah didoping dengan ramuan jamu untuk menggacorkan. Ini berakibat pada saat dewasa dapat merusak suara dari perkutut tersebut. Apabila perkutut dalam kondisi fit dengan stamina yang bagus perkutut akan mengeluarkan power yang bagus, tinggal mental dari perkutut tersebut mau rajin bunyi atau tidak. II. PenggantanganPenggantangan atau penjemuran perlu bagi perkutut yang akan dilombakan, hal ini untuk membuktikan kejantanan dari perkutut tersebut. Janganlah sampai dooping dalam penggantangan, apabila masih piyik lebih baik dihanging jangan dikerek hal ini akan merusak mental piyik tersebut. Pernah Abdus Syukur dari mekanik Tim Selancar Surabaya mengatakan untuk menggacorkan perkutut dewasa jodohkan dengan betina dan pada saat lomba didampingi dengan pasangan betinanya. Sekali lagi perkutut banyak bunyi dalam lomba juga dinilai dalam 5 kriteria penilaian lomba, apakah perkutut tersebut layak dalam penilaian suara.
Agrobis Edisi Februari 2004

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More